Dokter Sehatmu - Ancaman Kesehatan Terlalu Usang Di Ruangan Ber-Ac

Dalam acara sehari-hari, sulit bagi kita untuk menghindari ruangan ber-AC. Terutama, bagi mereka yang tinggal di perkotaan. Tanpa AC, ruangan akan menjadi panas dan gerah. Seandainya di ruangan kerja kita tidak ada AC, tentu semua orang di ruangan tersebut menjadi tidak betah. Namun, di balik kenyamanan ruangan ber-AC, ada pengaruh jelek bagi kesehatan kita. Mulai dari persoalan kulit, pernafasan, sampai gangguan pada kehamilan. Simak artikel sebelumnya perihal Bahaya Kebiasaan Makan dan Minum Sambil Berdiri!

Berikut Beberapa persoalan kesehatan yang sanggup dialami oleh seseorang yang terlalu usang berada di ruangan ber-AC:


photo credits: homekitchenappliancesshoppingtips.wordpress.com



Bahaya Kesehatan Terlalu Lama Di Ruangan Ber-AC


Penuaan Kulit

Cara kerja mesin AC yaitu dengan menyerap partikel-partikel air yang berada di udara, kemudian diubah menjadi udara dingin. Hal ini mengakibatkan hilangnya kelembaban udara di ruangan yang pada karenanya sanggup menjadikan kulit kering. Untuk mengatasi persoalan ini, anda harus memakai pelembab khusus untuk menjaga elastisitas kulit anda.

Penyakit paru-paru

Perubahan suhu udara yang terjadi secara mendadak, serta hilangnya kelembaban udara sanggup mengganggu sistem pernafasan. Kondisi ini sangat jelek untuk paru-paru kita.

Menyebabkan alergi

Penggunaan AC pada sebuah ruangan mengakibatkan sirkulasi udara terhenti. Udara kotor dan abu yang terjebak di ruangan yang memakai AC, berpotensi mengakibatkan alergi.


Photo credits: beaconairservices.com.au


Masalah Kesehatan yang Berhubungan Dengan AC


Resiko Flu

Kita tidak tahu kondisi kesehatan orang-orang yang berada di ruangan ber-AC. Jika ada seseorang yang membawa virus flu, kemungkinan bagi kita untuk tertular penyakit flu sangat besar. Hal ini dikarenakan tidak adanya sirkulasi udara di dalam ruangan.

Mata kering

Efek jelek penggunaan AC pada sebuah ruangan termasuk penyebab gangguan kesehatan mata ibarat blepharitis dan konjungtivitis. Terutama bagi pemakai lensa kontak, hindari berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama. Simak: 10 Tips Cara Merawat Mata yang Benar

Menurunkan kemampuan badan untuk mengikuti keadaan

Sering berada di ruangan ber-AC mengakibatkan badan tidak tahan terhadap udara panas. Efeknya yaitu keringat berlebih, ketika berada pada lingkungan yang lebih panas dari ruangan AC.

Gangguan Pernafasan


Banyak pendingin udara yang mengandung materi kimia berbahaya ibarat formaldehida dan p-dichlorobenzene yang sanggup memicu gangguan pernafasan.

Mudah lelah

Kebiasaan berada di ruangan ber-AC dalam jangka panjang sanggup mengakibatkan gampang lelah, alasannya yaitu jarang menghirup udara segar. Hal ini juga memicu gangguan saraf, sakit kepala, mual, bahkan stres (depresi).

Masalah reproduksi / gangguan pada kehamilan

Bahan kimia berbahaya lain yang dikeluarkan oleh mesin AC yaitu phthalates, suatu senyawa asam phtalic. Jika senyawa ini mengenai badan dalam durasi lama, sanggup mengakibatkan gangguan pada reproduksi. Hal ini sangat beresiko terhadap janin yang dikandung oleh ibu hamil.

Hormon tidak seimbang

Senyawa asam phtalic yang disebut sebagai phthalates merupakan materi utama pada mesin AC. Senyawa ini sanggup memicu persoalan hormonal tubuh.

Tips mengurangi pengaruh jelek ruangan ber-AC

Makan siang di luar kantor

Ketika datang jam makan siang, sebaiknya anda keluar dari ruangan. Pergi ke daerah terbuak untuk menghabiskan makan siang anda. Jika ruangan ber-AC ada di rumah, buka jendela dan pintu biar udara dan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan.

Mengatur Suhu Ruangan

Perubahan suhu secara mendadak, sanggup mensugesti persendian tubuh. Atur suhu ruangan AC, biar badan tidak kaget terhadap perbedaan suhu.

Menggunakan pakaian hangat

Jika situasi memungkinkan, pakailah pakaian hangat ketika berada di ruangan ber-AC. Hal ini meminimalisir perembesan kelembaban kulit anda.

Minum air yang cukup

Berbeda dengan hukum ketika berada di luar ruangan, ketika anda berada di ruang ber-AC jangan menunggu rasa haus. Anda harus sering minum air, meski dahaga belum menyerang. Hal ini untuk menjaga hidrasi tubuh.
Related Posts

Tambahkan Komentar Sembunyikan